cara menangkap citra pada kamera digital


mungkin kita dalam memakai kemara digital tidak mengetahui cara kerja kamera digital karena kita sebagai orang awam hanya untuk memakai. mungkin disini saya ingin memberitahu cara kerja kamera digital dalam menangkap citra yaitu.
Sekeping CCD memiliki jutaan sensor. Setiap sensor memiliki warna dasar dari sebuah warna (merah, hijau, biru) pada posisinya. Satu keping yang memiliki sejuta sensor disebut dapat menangkap satu “megapixel” data. [1 mega = 1 juta]
Data warna tersebut kemudian dibaca, satu baris per satu satuan waktu, menggunakan sebuah analog-to-digital (ADC) yang mengubah bacaan warna (yang ditangkap kepin CCD sebagai perbedaan tingkat voltase) menjadi data digital. Dengan membandingkan data dari setiap bacaan pixel merah, hijau, dan biru, yang kemudian oleh ADC warna setiap pixel tersebut ditentukan dan disimpan sebagai data.
Sebagai contoh, bila merah, hijau, dan biru digabungkan pada tingkat maksimum, warna pixelnya akan menjadi putih. Bila tingkat kecerahan dari tiga warna dasar tersebut minimum, maka pixelnya menjadi hitam. Jutaan warna dapat digambarkan sebagai perbedaan kecerahan dari tiga warna dasar pada setiap pixel. Data tersebut kemudian dikoreksi warnanya, dikompres, dan disimpan pada memori.
Pada sebuah kamera film (kamera tradisional), ia bertindak sebagai penangkap citra dan media penyimpanan. Kamera digital menyimpan citra tersebut sebagai sebuah file, sama seperti Anda menyimpan hasil kerja Anda di komputer.
Kamera digital tipe lama dan beberapa kamera digital tipe entry-level menyimpan gambar yang ditangkapnya pada chip memori dalam kamera tersebut. Bila memorinya penuh, Anda harus menghapus gambar yang tidak diperlukan untuk mendapatkan kembali memori tersebut. Saat ini, kamera digital menyimpan file-filenya pada sebuah memori flash. Anggap saja sebuah memori flash sebagai sebuah film digital. Pada dasarnya sebuah memori flash adalah sebuah RAM, sama dengan RAM yang Anda gunakan pada komputer Anda, tetapi dengan perbedaan yang penting: Bila komputer dimatikan maka RAM-nya akan kehilangan seluruh data di dalamnya. Memori flash akan tetap menyimpan data di dalamnya sampai walau telah dicabut dari sumber dayanya hingga data-data tersebut sengaja dihapus untuk diisi data yang lebih baru.
Bila Anda telah menyimpan citra yang Anda tangkap, Anda dapat meng-upload file tersebut ke PC Anda untuk diedit atau dicetak. Kebanyakan kamera digital menggunakan koneksi serial atau USB dan software khusus untuk meng-upload file-filenya ke komputer. Cara lainnya adalah menggunakan sebuah flash card reader yang membuat komputer Anda membaca sebuah kartu memori flash sebagai sebuah removeable disk. Bahkan beberapa printer memiliki kemampuan untuk mencetak gambar langsung dari memori flash.

0 komentar:

Posting Komentar